07/18/18 - Archieve

Under the hood articles from the past.

Rabu, 18 Juli 2018

Sewa Mobil Hiace Murah Semarang Kota Semarang

sewa toyota hiace commuter semarang
Sewa Mobil Hiace Murah Semarang Kota Semarang

Sewa Toyota Hiace Commuter Semarang - LMJrentcar.com
081390339313, 08156599124, 081901657313

Kami dari LMJrentcar memberikan jasa sewa Hiace dengan harga ekonomis dan terjangkau dengan pelayanan prima.

Berikut harga sewa Toyota Hiace Commuter. 
  • Harga sewa Semarang dalam kota Rp 1.000.000,00 per hari.
  • Harga sewa ke Solo atau Jogja Rp 1.250.000,00 per hari.
  • Harga sewa ke Jawa Timur, Jawa Barat, atau Jakarta  Rp 1.300.000,00 per hari.
Harga di atas sudah termasuk jasa sopir dan bahan bakar.
Harga belum termasuk tarif parkir, tarif jalan tol, dan makan sopir.

Selain itu kami juga menyediakan rental mobil Elf untuk keperluan mudik Anda.

Untuk informasi lebih lanjut bisa hubungi customer service kami di 081390339313, 08156599124, 081901657313

Pengendara Mesti Ubah Pola Pikir Fungsi Rem di Kendaraan Itu


Tak bisa dipungkiri di Indonesia masih kerap ditemui kecelakaan. Di samping faktor ketaatan dalam berlalu lintas, ternyata salah persepsi soal mengerem juga disebut sebagai salah satu penyebabnya.

Hal tersebut diungkapkan trainer Indonesia Safety Driving Center (ISDC) Norman Syam, yang menilai banyak masyarakat yang masih tak paham soal prinsip mengerem.

Menurut Norman, tindakan mengerem kerap dilakukan masyarakat secara tiba-tiba saat panik, tujuannya tentu untuk menghentikan kendaraan.

Rupanya prinsip tersebut ternyata salah menurut Norman.

Pasalnya menginjak rem secara tiba-tiba akan membuat kendaraan makin sulit dikontrol karena ban bisa tergelincir, apalagi bila sistem pengereman belum dibekali ABS.

Norman juga menjelaskan tindakan itu dilakukan karena masyarakat berpikir bahwa rem adalah untuk menghentikan kendaraan.

Padahal prinsip rem adalah untuk mengurangi laju dari kendaraan. "Jadi prinsip itu dulu yang harus dipahami," kata Norman.

"Kalau mindset mengerem artinya harus berhenti, yang bisa membuat kendaraan berhenti hanya tembok, pohon atau beton," imbuhnya.

Norman menyatakan pengendara yang memiliki mindset mengerem artinya menghentikan kendaraan harus mengubah pola pikir.

Sebab pemahaman dari mengerem yang benar adalah mengurangi kecepatan.

Dengan mengurangi kecepatan, maka pengemudi tidak akan menginjak rem secara penuh saat situasi darurat.




[tribunnews.com]