03/06/18 - Archieve

Under the hood articles from the past.

Selasa, 06 Maret 2018

Rental Mobil Murah Innova Reborn Semarang

sewa innova reborn semarang 2017, rental innova reborn semarang 2017

Sewa Innova Reborn Semarang 2018 - LMJrentcar.com 081390339313,08156599124, 081901657313

Sewa Innova Reborn Semarang 2018 dengan unit mobil dari Toyota yang didisain untuk memberikan kenyamanan, kemewahan dan efisien kepada penyewa sewa mobil Semarang. Dengan harga sewa mobil semarang yang ekonomis dan terjangkau.

Sewa Innova Reborn Semarang memberikan banyak keunggulan antara lain:

  1. Pelayanan 24 jam
  2. Armada yang banyak serta banyak pilihan
  3. Driver yang ramah, amanah, profesional dan stand by
  4. Siap antar dan Jemput
Untuk informasi dan pemesanan rental Innova Reborn Semarang lebih lanjut bisa hubungi customer service kami di nomor telepon 081390339313, 08156599124, 081901657313

kata kunci
sewa innova semarang, rental innova semarang, sewa innova reborn searang rental innova reborn semarang,

6 Perbedaan Premium, Pertalite, dan Pertamax


Semarangrentcar.com - Untuk mempermudah anda dalam memilih BBM yang akan digunakan di kendaraan, kita akan menampilkan 5 perbedaan utama empat jenis bahan bakar (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Plus) yang di edarkan di SPBU Pertamina, berikut ulasan mengenai karakteristik masing-masih jenis BBM yang dipasarkan di SPBU Pertamina.

Dari Segi:
Premium
Pertalite
Pertamax
Pertamax Plus
Karakteristik Premium atau biasa disebut bensin merupakan BBM jenis distilat yang memiliki warna kekuningan yang jernih. Premium mengandung RON 88, yang merupakan kadar paling rendah di antara BBM kendaraan bermotor yang dipasarkan SPBU Pertamina di Indonesia. Pertalite merupakan BBM baru yang diluncurkan Pertamina di akhir Juli 2015 untuk memenuhi Surat Keputusan Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 313 Tahun 2013 tentang Spesifikasi BBM RON 90. Dari sisi teknologi, sebenarnya kendaraan roda empat di Indonesia rata-rata bisa mengonsumsi BBM RON 90-92. Pertamax merupakan BBM yang dibuat menggunakan tambahan zat aditif. Sekadar diketahui, pertamax pertama kali diluncurkan tahun 1999 sebagai pengganti premix 98 karena unsurnya MTBE yang berbahaya bagi lingkungan.

Pertamax sangat disarankan pada kendaraan bermotor yang diproduksi setelah 1990, terutama kendaraan yang menggunakan teknologi catalytic converters (pengubah katalitik) dan electronic fuel injection (EFI).
Pertamax plus merupakan jenis BBM yang telah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax plus biasanya digunakan pada kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi electronic fuel injection (EFI), catalytic converters, variable valve timing intelligent (VVTI), VTI dan turbochargers.
Teknologi Penggunaan premium dalam mesin berkompresi tinggi akan menyebabkan knocking. Premium di dalam mesin kendaraan akan terbakar dan meledak tidak sesuai gerakan piston. Knocking menyebabkan tenaga mesin berkurang sehingga terjadi pemborosan atau inefisiensi. Kandungan RON dalam premium adalah RON 88. Pembakaran lebih sempurna ketimbang premium karena memiliki RON 90. Pertamax dapat menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Hasilnya, tenaga mesin yang menggunakan pertamax lebih maksimal. Pembakaran pada Pertamax Lebih sempurna ketimbang Premium dan Pertalite karena memiliki kadar RON 92. Pembakaran paling sempurna karena memiliki RON 95, Pertamax plus bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston, Pertamax Plus dapat membersihkan timbunan deposit pada fuel injector, inlet valve, dan ruang bakar, timbunan ini dapat menurunkan performa mesin kendaraan, Pertamax Plus juga dapat melarutkan air di dalam tangki mobil sehingga dapat mencegah karat dan korosi pada saluran dan tangki bahan bakar.
Ekonomi Knocking berkepanjangan mengakibatkan kerusakan pada piston sehingga komponen tersebut lebih cepat diganti, dibanderol dengan harga paling murah (disubsidi oleh pemerintah). Dibanderol dengan harga lebih murah dari pertamax dan lebih mahal dari Premium namum lebih bagus pada mesin (dibanding premium), BBM jenis pertalite tidak disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya mengikuti harga internasional. BBM jenis pertamax tidak disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya mengikuti harga internasional. BBM jenis pertamax plus tidak disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya mengikuti harga internasional.
Polusi yang Dihasilkan Menghasilkan NOx dan COx dalam jumlah besar. (Gas ini dihasilkan dari reaksi pembakaran dalam mesin yang nantinya dilepaskan ke udara sebagai polusi udara.) Menghasilkan NOx dan COx dalam jumlah sedikit. (Gas ini dihasilkan dari reaksi pembakaran dalam mesin yang nantinya dilepaskan ke udara sebagai polusi udara.) Menghasilkan NOx dan COx dalam jumlah yang sangat sedikit. Menghasilkan NOx dan COx paling sedikit dibandingkan jenis BBM lain.
Pembuatan Produksi premium lebih banyak komponen lokal, dalam pembuatannya menggunakan tambahan pewarna (dye). Memiliki kandungan sulfur maksimal 0,15 persen m/m atau setara dengan 1500 ppm. Memiliki kandungan sulfur maksimal 0,05 persen m/m atau setara dengan 500 ppm. Mengandung ethanol sebagai peningkat bilangan oktannya Megandung toluene sebagai peningkat oktannya.
Wujud Berwarna kuning bening. Berwarna hijau terang. Berwarna biru kehijauan. Berwarna merah.

Demikian informasi perbedaan premium, pertalite, dan pertamax.

Untuk tentang informasi rental mobil di Semarang, silakan klik semarangrentcar.com atau LMJrentcar.com atau LMJtrans.com. Dijamin harga terbaik!