08/14/17 - Archieve

Under the hood articles from the past.

Senin, 14 Agustus 2017

Jasa Sewa Mobil Murah Area Sekaran Semarang

sewa mobil murah sekaran semarang, rental mobil murah sekaran semarang

Sewa Mobil murah Sekaran Semarang LMJrentcar.com harga mulai 175 rb - 081390339313 08156599124 081901657313

Sewa mobil murah Sekaran Semarang menyediakan jasa rental mobil sekaran Semarang dengan harga yang relatif murah mulai 175 rb, kami menyediakan berbagai jenis mobil mulai dari pick up, Toyota Avanza, Toyota Innova, Honda Mobilio, Isuzu Elf, Toyota Hiace dan lain lain.

Kami Sewa mobil Sekaran Semarang memberikan keunggulan antara lain

  1. Pelayanan 24 jam
  2. Banyak pilihan dan Stock banyak dengan armada yang terawat, bersih
  3. Driver yang ramah, amanah, pengalaman dan profesional
  4. Siap antar dan emput
Untuk informasi dan pemesanan lebih lanjut bisa hubungi custemer kami di telpon 081390339313, 08156599124, 081901657313

kata kunci

Menuju World Heritage 2020, Kota Lama Semarang Terus Berbenah


Semarang lagi gencar-gencarnya menata kota. Hal ini dilakukan untuk mewujudkan impian menjadi bagian dari UNESCO World Heritage Site 2020. Setelah sukses gemparkan media internasional dengan Kampung Pelangi-nya, Ibukota Jawa Tengah ini hadirkan gebrakan terbaru lagi dengan meresmikan Semarang Creative Gallery.

Semarang Creative Gallery yang diresmikan pada Selasa, (1/8), merupakan suatu wadah bagi para pelaku UMKM lokal untuk memamerkan dan memasarkan produknya. Semarang Creative Gallery terletak di area Kota Lama, tepatnya di bekas gedung Telkom.

Ide pembentukan Semarang Creative Gallery ini berasal dari Walikota Semarang, Hendrar Prihadi. Konsepnya, Semarang Creative Gallery ini merupakan department store yang memasarkan pusat produk unggulan masyarakat dari UMKM, seperti batik, sandal, tas, sepatu, dan produk kerajinan tangan lainnya. 

Nggak cuma sekadar pemasaran produk aja, Semarang Creative Gallery juga dilengkapi dengan kafe dan interior desain yang menarik. Uniknya, ornamen-ornamen tersebut bertema kolonial. Jadi, kesan jadul ala penjajahan Belanda begitu kental terasa. Harapannya sih, supaya Kamu yang berkunjung ke sana bisa ngobrol, ngopi, sambil menikmati suasana yang ‘tempo doeloe’ khas Kota Lama.

Agar lebih menarik banyak wisatawan, ada wacana Kota Lama akan dibebaskan dari lalu lalang kendaraan bermesin

Usaha untuk menata Kota Lama nggak cuma sampai di situ. Saat ditemui Tim Phinemo pada peresmian Semarang Creative Gallery, Hendrar Prihadi menjelaskan bahwa nantinya Kota Lama akan dibebaskan dari kendaraan bermesin yang lalu lalang di sana. Jadi, hanya kendaraan yang bebas polusi lah yang diperbolehkan melintas di area Kota Lama. 

Memang belum dijelaskan, kendaraan bebas polusi seperti apakah yang dipilih, namun Hendrar menegaskan kalau rencana tersebut sudah diwacanakan. Hal ini dilakukan pemerintah Kota Semarang agar Kota Lama bisa memperoleh pengakuan sebagai kota warisan cagar budaya UNESCO.

Pensterilan Kota Lama bisa menarik minat banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara

Jika sudah direalisasikan, turis-turis bisa berkeliling Kota Lama dengan  berjalan kaki, sepeda, atau becak tanpa takut akan terganggu lalu lalang kendaraan bermotor. Apalagi seperti yang banyak orang tahu, wisatawan, mancanegara khususnya, suka berkeliling menikmati pemandangan kota Semarang dengan menggunakan becak.

Seperti pada 26 Juli lalu, 15 turis asal Belanda menelusuri Kota Semarang dengan becak. Mereka mengunjungi Lawang Sewu, Sam Poo Kong, Kota Lama, Toko Oen, dan Gereja Blenduk. Hellen Camp, salah satu anggota rombongan merasa begitu terkesan dengan keseruan berkeliling kota Semarang dengan becak. Dia bilang, orang Semarang sangat ramah dan suka melemparkan senyuman. 

***

Melihat respon turis asing yang positif seperti di atas, rasanya rencana men-sterilkan Kota Lama Semarang dari kendaraan bermotor menjadi pilihan yang tepat. Kota Lama bakal menjadi kawasan wisata yang nyaman untuk para wisatawan.  

Mereka bisa berkunjung menyusuri setiap gang-gang, menikmati arsitektur bangunan peninggalan kolonial Belanda yang menakjubkan, dan merasakan suasana kehidupan warga lokal tanpa takut terganggu kendaraan. 

Dengan tata kota yang makin teratur, makin banyak juga turis yang datang ke Semarang. Wisata Kota Lama nggak lagi menjual “foto” keindahan Gereja Blenduk saja. Wisata yang mengandalkan pengalaman seperti keliling naik becak, bersepeda menyusuri kota, atau walking tour bisa menjadi andalan.




[phinemo.com]