5 Rambu Berkendara dengan Buah Hati

Kemacetan tak lagi hanya menjadi masalah di kota besar. Saat kendaraan kini hadir dalam rentang harga yang luas, barang satu ini tak lagi selalu dikategorikan sebagai benda mewah.

Akibatnya tentu sudah dapat kita rasakan. Lalu lintas semakin padat, sementara tuntutan hidup yang serba cepat pun tak dapat dielakkan. Alhasil, berkendara pun tak jarang menjadi hal yang membuat kesabaran berkurang.

Namun ternyata, perasaan ini tak hanya hinggap pada para orangtua, Si Kecil pun sering kali merasa bosan dan lelah saat berkendara hingga akhirnya menangis atau mengamuk di dalam kendaraan. Hasilnya, tak jarang terlihat orangtua mengizinkan anaknya bermain di dalam mobil. Padahal tanpa disadari, tindakan itu dapat membahayakan.

Apa saja persiapan saat membawa anak berkendara?

1 Car Seat untuk Anak

Saat berpergian bersama bayi berusia di bawah 1 tahun, sediakan kursi nyaman khusus untuk mereka di mobil. Car seat khusus bayi harus terpasang menghadap terbalik ke arah belakang dan terikat dengan aman ke kursi belakang.

Sementara untuk anak balita yang sudah mencapai berat badan 18 kg hingga anak berumur 8 tahun dengan tinggi 145 cm, sudah diharuskan menggunakan car seat untuk balita atau sit in booster. Kursi khusus ini diletakkan pada bagian tengah atau belakang agar mereka aman dan nyaman. Bagaimana dengan anak-anak berusia 8 tahun ke atas? Anak usia ini ternyata sudah dapat duduk secara mandiri dan nyaman dilengkapi sabuk pengaman bawaan kendaraan.

Perlu dipastikan pula, car seat yang dipergunakan sudah aman dan sesuai dengan kendaraan. Akan lebih baik apabila sudah dinyatakan aman secara ISO Fix yang tertera di bagian belakang car seat. Belum mantap akan pengaturan car seat Anda? Periksa buku manual untuk memaksimalkan pemasangan yang tepat.

2 Child Locks

Pastikan anda memasang child safety locks di pintu mobil untuk menghindari anak membuka pintu tanpa sepengetahuan Anda.

3 Bawa Mainan untuk di Perjalanan

Agar tidak rewel di jalan, tak ada salahnya membawa mainan kesayangan mereka. Hindari mainan berukuran kecil atau barang-barang berukuran besar dan tajam. Boneka, mainan yang lembut, buku, film, atau musik, bisa dijadikan pilihan untuk menemani si kecil. Simpan barang-barang berbahaya di kotak yang tersedia di dalam mobil sesuai dengan besarnya barang.

4 Stabilkan Emosi di Depan Anak

Berkendara di tengah lalu lintas padat, kadang memang memancing emosi. Agar tidak menularkan energi negatif kepada anak, jaga kestabilan emosi dan berikan contoh yang baik dengan tak banyak menggerutu.

5 Tingkatkan Konsentrasi Berkendara

Selama menyetir, akan lebih baik bila Anda membawa serta penumpang dewasa lain untuk menemani Si Kecil. Serta, hindari menggunakan telepon genggam karena saat berkendara pasti membutuhkan kewaspadaan tingkat tinggi. Pasalnya, beberapa gangguan dapat memicu kecelakaan, yaitu:
  • Visual Distraction: Saat pandangan mata tak tertuju pada jalanan di depan.
  • Auditory Distraction: Gangguan dari lagu yang didengar.
  •  Physical Distraction: Ketika tangan tak memegang kemudi dengan baik.
  • Cognitive Distraction: Saat pikiran mengganggu fokus dalam berkendara.
Sumber : tabloidnova.com
Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar