Waduk Jatibarang Semarang

Setelah empat tahun masa pembangunan, Waduk Jatibarang Semarang akhirnya mulai dioperasikan, bertepatan dengan peringatan Hari Air Dunia 5 Mei 2014, waduk dengan luas genangan 189 Ha dan luas daerah tangkapan 54 KM persegi ini mulai digenangi.

Waduk dengan daya tampung 20,4 juta meter kubik ini selain untuk mengatasi masalah banjir, juga diharapkan bisa menjadi satu destinasi wisata yang baru serta memunculkan ide-ide kreatif dari masyarakat, seperti pembuatan paket wisata, refreshing, dan lain lain. Di tengah tengah waduk ini masih terjaga Gua Kreo dengan kera kera yang ada, dengan dihubungkan jembatan penghubung.

Seremoni pengisian waduk dilaksanakan oleh Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto dengan didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juwana Imam Santoso. Hadir pula Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi serta Mantan Gubernur Jateng Bibit Waluyo. Pengisian awal Waduk Jatibarang ini ditandai dengan penekanan tombol sirine serta diikuti dengan pentutupan pintu terowongan pengelak dan penandatanganan prasasti.

Pengisian awal membutuhkan waktu enam hingga tujuh bulan untuk mencapai elevasi muka air normal 149,3 meter. Waduk Jatibarang dengan desain banjir 170 m3/detik serta dapat menambah pasokan air baku 1.050 liter/detik, dengan potensi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro PLTMH 1,5 MW, serta untuk meningkatkan pariwisata kota Semarang.


Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar