Berburu Nikmatnya Babat Gongso Khas Semarang

 Rental Mobil Semarang Mulai Rp 175 ribu - 02470165523, 081390339313, 08156599124, 081901657313, 088802533313  

Sewa Mobil Semarang - Tidak seperti Soto Semarang yang bisa dijumpai di berbagai wilayah di kota ini. Kuliner khas Babat Gongso memang masih cukup sulit dijumpai. Tidak banyak tempat yang menawarkan menu ini sebagai menu utamanya. Namun bagi yang pernah mencicipi, rasanya yang nikmat bikin ketagihan.

Untuk menyantap nikmatnya babat gongso, ada dua tempat di Semarang yang biasanya banyak menjadi tujuan para penggemarnya. Yaitu di Pak Karmin dekat Jembatan Berok, tidak jauh dari Pasar Johar, dan di Pak Taman di daerah Stadion Diponegoro, tidak jauh dari Simpanglima. Kedua terletak di tengah kota Semarang.

Untuk menuju ke warung Pak Karmin cukup mudah, jika kita dari jalan pemuda ke arah Kota Lama, kita akan menjumpai jembatan Mberok. Warung Pak Karmin ada di sisi sebaris dengan Kantor Pos Besar Semarang. Warungnya tidak begitu luas namun cukup nyaman untuk bersantap.

Sedangkan warung Pak Taman, jika kita dari Simpanglima bisa menuju ke Jalan Ahmad Yani dan belok ke kiri setelah traffic light pertama masuk ke Jalan Ki Mangunsarkoro. Begitu sampai di Stadion Diponegoro belok ke kanan, letaknya tepat di selatan stadion. Sama dengan warung Pak Karmin, warung Pak Taman juga tidak terlalu besar, namun cukup nyaman untuk menikmati aneka menu yang ditawarkan.

Babat Gongso merupakan menu kuliner legendaris dengan ramuan bumbu yang telah lintas generasi. Pak Karmin menurut beberapa sumber merupakan orang yang pertama memperkenalkan menu ini. Dia mulai menawarkan berbagai olahan menunya sejak 1954. Baru pada sekitar tahun 1971, Warung Pak Karmin menetap di dekat jembatan Mberok, hingga saat ini diteruskan oleh generasi kedua.

Warung Pak Karmin selain di Mberok, kini juga ada beberapa cabang yang bisa dijumpai. Yang di tengah kota bisa dijumpai di Pujasera Manggala Jalan Gajahmada. Pak Taman yang memakai nama berbeda, juga merupakan salah satu penerus Pak Karmin. Dia adalah mantan karyawan dan masih ada ikatan keluarga dengan Pak Karmin.

Selain Pak Karmin dan Pak Taman, menu babat gongso sekarang juga mulai tampak ditawarkan di berbagai warung di Semarang, sebegai pilihan menu. Namun tentunya olahan khas warisan Pak Karmin tetap menjadi buruan utama. Baik di warung Pak Karmin maupun Pak Taman yang berada di Jalan Stadion Selatan.

“Bumbu yang kami racik tidak berbeda dengan bumbu pada umumnya. Yang namanya bumbu, beda yang meramu bisa beda rasanya. Banyak orang bilang babat gongso di tempat kami lebih gurih dan babatnya empuk. Bumbu babat gongso di sini sama dengan bumbu nasi goreng yang kami tawarkan,” papar Pak Taman saat ditemui di warungnya.

Babat Gongso di warung Pak Taman yang sudah berjualan di samping Stadion Diponegoro sejak 1986 ini, ditawarkan dengan dua pilihan, yaitu babat sapi saja atau dengan jeroan. Rasanya sama nikmatnya, tergantung selera kita. “Harganya sama, satu porsi Rp 18 ribu,” tambahnya.

Bagi yang ingin mengunjungi warung Pak Karmin atau Pak Taman, setiap hari buka dari pagi hingga sore hari. Selain babat gongso, kita juga bisa menikmati menu khas lain, yaitu nasi goreng babat, yang menjadi menu utama di warung 
Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar