Pengaruh Musik pada Pola Mengemudi


Pengaruh Musik pada Pola Mengemudi

 Rental Mobil Semarang Mulai Rp 175 ribu - 02470165523, 081390339313, 08156599124, 081901657313, 088802533313 

Sewa Mobil Semarang  -  Mendengar musik sambil berkendara tentu menyenangkan. Tak hanya bagi pengemudi, tapi juga bagi penumpang. Sebagai penghibur, perjalanan berlibur pun tak lagi membosankan. Sementara untuk aliran musik yang ingin diputar memang sangat subjektif. Setiap orang memiliki selera dan ketertarikan dengan jenis musik yang berbeda.

Tetapi tahukah Anda, jenis musik dapat berpengaruh pada pola Anda mengemudi?

Ternyata detak jantung dapat berpengaruh pada beat musik yang didengar. Beberapa studi telah dilakukan dengan memonitor detak jantung seseorang saat mengemudi sambil diberikan berbagai jenis musik yang memiliki tempo yang berbeda. Hasilnya detak jantung akan cenderung kurang stabil dibandingkan dengan pengemudi yang hanya mendengar satu jenis musik saja.

Menurut Dr. Simon Moore, Psikolog dari London University, “Musik yang ideal saat mengemudi adalah musik yang memiliki tempo serupa dengan detak jantung. Yaitu sekitar 60 hingga 80 ketukan per menit. Karena musik dengan ketukan cepat justru akan meningkatkan konsentrasi pengemudi pada musik yang didengar,” kata Moore melalui situs Medical Daily.

Sedangkan pengemudi yang memutar musik bertempo 120 hingga 140 ketuk per menit, yang sebagian besar dimiliki oleh musik berjenis rock, heavy metal, hip hop dan techno berkemungkinan lebih besar memiliki cara berkendara yang lebih agresif. Biasanya secara tidak sadar pengemudi cenderung mempercepat laju kendaraan mengikuti ketukan lagu. Begitu pula dalam bermanuver, yang cenderung dilakukan dengan cepat.

Yang bahayanya lagi, jika Anda memutar musik yang tidak sukai. Hal ini dapat menyebabkan stres dan distraksi yang memberikan pengaruh negatif pada pengemudi. Contoh yang sering terjadi ialah pengemudi menjadi mengantuk.

Kecenderungan mengantuk itu juga bisa ditimbulkan oleh jenis musik slow baik dengan vokalis maupun instrumental. Jadi tak ada salahnya Anda mempersiapkan beragam jenis musik sebelum pergi berlibur. Ketika mood Anda sedang turun, Anda dapat memutar lagu dengan tempo yang tidak cepat. Semisal musik bergenre pop yang berkonsep easy listening yakni lagu dengan lirik yang mudah dicerna otak, meski hal ini tergantung pada preferensi masing-masing individu.

Di sisi lain, hal yang juga perlu Anda perhatikan adalah besarnya volume musik saat berkendara. Memang hal ini tidak berpengaruh pada meningkatnya kecepatan, tetapi tanpa Anda sadari konsentrasi saat mengemudi akan terpecah.

Terkadang saat berkendara suara-suara di luar kabin yang memberi isyarat berupa klakson atau sirine harus Anda ketahui. Bayangkan jika Anda memutar musik dengan volume keras, pasti akan menutupi masuknya suara dari luar kabin.

Idealnya pada saat memutar musik Anda menggunakan volume sekitar 30 – 40 persen dari rentang volume yang disediakan head unit. Karena di rentang itu masih dalam tahap wajar untuk didengar, Anda pun masih bisa mendengar suara dari luar kabin.
Share on Google Plus

About semarang rentcar

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar