Sewa Mobil Murah Semarang 125rb 081390339313 dapatkan diskon spesial

Avanza plus driver harga Rp250 ribu. Mobil terbaru dan banyak pilihan: Karimun, Avanza, Honda Mobilio, Innova, Hiace, Elf, dan lain-lain.

  • Wisata

  • Hotel &
    Guesthouse

  • Restoran

  • Kuliner

  • Testimoni &
    Pelanggan

  • Tips

  • Layanan
    Kami

  • Tentang Kami

    LMJ RentCar adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa sewa/rental mobil yang murah dan amanah di Kota Semarang, telah beroperasi sejak tahun 2007.

    Saat ini LMJ RentCar tengah mengalami pertumbuhan bisnis yang pesat dengan mengelola mobil dari berbagai jenis dan tipe yang disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan.

    Alamat:
    Sampangan, GajahMungkur, Semarang

    Telepon:
    081 390 339 313 | 081 565 991 24 | 081 901 657 313

    Email:
    lmjrentcar@gmail.com

    Artikel Terbaru

    Senin, 19 Februari 2018

    Guest House Djojonagoro Semarang Srondol


    Nuansa Guest House Djojonagoro Srondol Semarang ini merupakan campuran antara Rumah Etnik Jawa dan barat yang kental. Atmosfer rumah yang segar dan hijau, serta nuansa rumah yang modern namun terkesan Jawa. Memiliki akses mudah ke jalan tol, shopping mall, tempat kuliner, lapangan golf, dan masih banyak lagi. Sistem keamanan yang optimal ditambah dengan safety check oleh satpam yang rutin dilaksanakan.

    Guest House Djojonagoro Semarang Srondol ini memiliki total 5 buah kamar tidur, yang masing-masing memiliki fasilitas indoor bathroom, dengan mengikuti konsep homy, cozy and comfortable. Untuk kenyamanan Fasilitas Bedroom yang nyaman, design mix Western style & Javanese taste, Breakfast untuk 2 orang, Indoor Bathroom, Public Area (Dapur & Toilet), Roomboy, Laundry, Security Guard, Wi-Fi Internet, AC di setiap ruangan, TV di setiap ruangan, Hot Water 24/7, Parking Area, Lounge Area.


    Guest House Djojonagoro Semarang
    Alamat: Jalan Kyai Mojo I / 99, Srondol Kulon, 50263 Semarang.
    Contact Person:
    Garda Awan: HP 08 12345 800 57 Email: garda.awan@gmail.com
    Della Sebrica: HP 085 7272 989 78 Email: sebrica.sebby@gmail.com




    [seputarsemarang.com]

    Sewa Mobil Innova di Semarang - Rental Mobil Semarang

    sewa mobil innova murah semarang 24 jam


    Sewa Toyota Innova Murah Semarang LMJ rentcar  081390339313, 08156599124, 081901657313

    Sewa Toyota Innova murah Semarang dari LMJ rentcar harga mulai 375 rb dengan unit yang relatif baru bersih dan terawat.

    Sewa Toyota Innova murah Semarang dari LMJ rentcar juga menyediakan unit yang lainnya mulai dari karimun, Toyota Avanza, Toyota Innova, Izusu Elf, Toyota Hiace.

    Sewa Toyota Innova murah Semarang dari LMJ rentcar memberikan banyak keunggulan antara lain

    1. Pelayanan 24 jam
    2. Mempunyai banyak pilihan dan stock banyak
    3. Driver yang ramah, profesional dan standby
    4. Siap antar dan jemput

    5 Perbedaan Utama dari Premium, Pertalite dan Peramax


    Semarangrentcar.com sewa mobil murah di Semarang,

    Untuk mempermudah anda dalam memilih BBM yang akan digunakan di kendaraan, kita akan menampilkan 5 perbedaan utama empat jenis bahan bakar (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Plus) yang di edarkan di SPBU Pertamina, berikut ulasan mengenai karakteristik masing-masih jenis BBM yang dipasarkan di SPBU Pertamina.

    Karakteristik Premium

    Premium atau biasa disebut bensin merupakan BBM jenis distilat yang memiliki warna kekuningan yang jernih. Premium mengandung RON 88, yang merupakan kadar paling rendah di antara BBM kendaraan bermotor yang dipasarkan SPBU Pertamina di Indonesia.

    Dari Segi Teknologi

    Penggunaan premium dalam mesin berkompresi tinggi akan menyebabkan knocking. Premium di dalam mesin kendaraan akan terbakar dan meledak tidak sesuai gerakan piston. Knocking menyebabkan tenaga mesin berkurang sehingga terjadi pemborosan atau inefisiensi. Kandungan RON dalam premium adalah RON 88.

    Dari Segi Ekonomi

    knocking berkepanjangan mengakibatkan kerusakan pada piston sehingga komponen tersebut lebih cepat diganti, Dibanderol dengan harga paling murah (di Subsidi oleh Pemerrintah)

    Dari Segi Polusi Yang Dihasilkan

    Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah besar. (Gas ini dihasilkan dari reaksi pembakaran dalam mesin yang nantinya dilepaskan ke udara sebagai polusi udara)

    Dari Segi Pembuatan

    Produksi premium lebih banyak komponen lokal, dalam pembuatannya menggunakan tambahan pewarna (dye). Memiliki kandungan sulfur maksimal 0,15 persen m/m atau setara dengan 1500 ppm.

    Dari Segi Wujud

    Berwarna kuning bening


    Karakteristik Pertalite


    Pertalite merupakan BBM baru yang diluncurkan Pertamina di akhir Juli 2015 untuk memenuhi Surat Keputusan Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 313 Tahun 2013 tentang Spesifikasi BBM RON 90. Dari sisi teknologi, sebenarnya kendaraan roda empat di Indonesia rata-rata bisa mengonsumsi BBM RON 90-92.

    Dari Segi Teknologi

    Pembakaran Lebih sempurna ketimbang premium karena memiliki RON 90.

    Dari Segi Ekonomi

    Dibanderol dengan harga lebih murah dari pertamax dan Lebih mahal dari Premium namum Lebih bagus pada mesin (dibanding Premium), BBM jenis Pertalite tidak disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya mengikuti harga internasional.

    Dari Segi Polusi Yang Dihasilkan

    Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah sedikit. (Gas ini dihasilkan dari reaksi pembakaran dalam mesin yang nantinya dilepaskan ke udara sebagai polusi udara)

    Dari Segi Pembuatan

    Memiliki kandungan sulfur maksimal 0,05 persen m/m atau setara dengan 500 ppm.

    Dari Segi Wujud

    Berwarna hijau terang


    Karakteristik Pertamax


    Pertamax merupakan BBM yang dibuat menggunakan tambahan zat aditif. Sekadar diketahui, pertamax pertama kali diluncurkan tahun 1999 sebagai pengganti premix 98 karena unsurnya MTBE yang berbahaya bagi lingkungan.

    Pertamax sangat disarankan pada kendaraan bermotor yang diproduksi setelah 1990, terutama kendaraan yang menggunakan teknologi catalytic converters (pengubah katalitik) dan electronic fuel injection (EFI).

    Dari Segi Teknologi

    Pertamax dapat menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston. Hasilnya, tenaga mesin yang menggunakan pertamax lebih maksimal. Pembakaran pada Pertamax Lebih sempurna ketimbang Premium dan Pertalite karena memiliki kadar RON 92.

    Dari Segi Ekonomi

    BBM jenis Pertamax tidak disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya mengikuti harga internasional

    Dari Segi Polusi Yang Dihasilkan

    Menghasilkan NOx dan Cox dalam jumlah yang sangat sedikit.

    Dari Segi Pembuatan

    Mengandung Ethanol sebagai peningkat bilangan oktannya

    Dari Segi Wujud

    Berwarna biru kehijauan


    Karakteristik Pertamax Plus


    Pertamax plus merupakan jenis BBM yang telah memenuhi standar performa International World Wide Fuel Charter (IWWFC). Pertamax plus biasanya digunakan pada kendaraan yang memiliki rasio kompresi minimal 10,5, serta menggunakan teknologi electronic fuel injection (EFI), catalytic converters, variable valve timing intelligent (VVTI), VTI dan turbochargers.

    Dari Segi Teknologi

    Pembakaran paling sempurna karena memiliki RON 95, Pertamax plus bisa menerima tekanan pada mesin berkompresi tinggi sehingga dapat bekerja dengan optimal pada gerakan piston, Pertamax Plus dapat membersihkan timbunan deposit pada fuel injector, inlet valve, dan ruang bakar, timbunan ini dapat menurunkan performa mesin kendaraan, Pertamax Plus juga dapat melarutkan air di dalam tangki mobil sehingga dapat mencegah karat dan korosi pada saluran dan tangki bahan bakar.

    Dari Segi Ekonomi

    BBM jenis Pertamax tidak disubsidi oleh pemerintah sehingga harganya mengikuti harga internasional

    Dari Segi Polusi Yang Dihasilkan

    Menghasilkan NOx dan Cox paling sedikit dibandingkan jenis BBM lain.

    Dari Segi Pembuatan

    Megandung Toluene sebagai peningkat oktannya.

    Dari Segi Wujud

    Berwarna merah

    informasi rental mobil di semarang klik di semarangrentcar.com atau di LMJrentcar.com dan LMJtrans.com

    Jumat, 16 Februari 2018

    Ini Gejala Tangki BBM Mobil Perlu Dikuras


    Mobil jalan seperti tersendat saat kecepatan konstan atau mesin tiba-tiba mati setelah berhenti. Juga ada gejala "batuk-batuk" seperti habis bensin adalah beberapa gejala aliran suplai bahan bakar tidak beres. Banyak pemilik kurang paham salah satu penyebabnya adalah tangki BBM yang kotor.

    Iwan Abdurrahman dari Technical Service Division Toyota Astra Motor kepada KompasOtomotif, menjelaskan, saringan BBM pada mobil biasanya ada dua, yakni di dalam dan di luar tangki. Saringan di dalam tangki atau yang disebut Iwan sebagai saringan kasar adalah perangkat pertama yang berpotensi tersumbat karena kotoran, akibatnya suplai BBM macet.

    “Paling sering berasa ketika saringan bermasalah itu mobil “brebet” atau bahkan sampai bisa mati habis mengerem. Dicek juga, biasanya kalau mesin mati setelah deakselerasi itu, saat ‘distarter’ bisa  hidup lagi. Jadi saat mesin mati kan pompa bahan bakar mati juga, karena tekanannya hilang kotoran yang ngumpul jatuh. Itu makanya mesin bisa hidup, mobil jalan lagi,” kata Iwan menguraikan, Selasa (23/2/2016).

    Masalahnya, mengecek kondisi saringan kasar lebih sulit dibanding saringan luar karena lokasinya di dalam tangki. Bila ingin diperiksa otomatis tangki harus dibongkar. Inilah salah satu alsan tangki kotor jarang dianggap sumber penyakit.

    “Biasanya lebih sering kejadian pada mesin diesel karena pakai BBM solar. Di dalamnya ada sesuatu yang lengket atau seperti pasir, mungkin seperti sisa sulfur. Saya yakin kotoran di dalam tangki itu asalnya dari luar, bukan bagian dalam tangki yang berkarat misalnya lalu bikin mampat,” kata Iwan.

    Tidak ada ukuran pasti berdasarkan angka odometer kapan seharusnya tangki dikuras. Makanya sudah jadi kewajiban pemilik menjaga kesehatan penyimpan BBM itu.


    Asal kotoran

    Kebanyakan kotoran berasal dari luar yang kelamaan mengendap hingga membentuk sesuatu tidak lolos saringan kasar. Penyebabnya ada banyak, misalnya benda kecil larut cairan masuk dari lobang tangki lantas masuk hingga ke dasar. Namun paling sering terjadi karena kualitas BBM yang jelek.




    [kompas.com]